Rakernas IX : Pemetaan Kebutuhan Kompetensi Dosen dan Kualifikasi Lulusan TLM

Materi ini disampaikan oleh Dr. Miswar Fattah, M.Si (Kolegium AIPTLMI. Materi ini sangat menginspirasi dan membuka wawasan peserta tentang potensi industri peluang berkarya bagi TLM di dalam dan luar negeri, termasuk diantaranya pada industri pengembangan instrumen dan reagen. Salah satu topik utama yang dibahas adalah pemetaan kebutuhan kompetensi dosen serta kualifikasi lulusan program studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi standar kompetensi yang harus dimiliki oleh dosen di bidang TLM dan memastikan bahwa lulusan program ini siap bersaing di dunia kerja, baik secara nasional maupun internasional. Pada kegiatan ini juga dibahas bagaimana mata kuliah dibentuk mengikuti perkembangan teknologi. Adanya dosen yang berlatar belakang sain dan dosen yang berlatar belakang vokasi harus saling melengkapi dalam rangka membangun pendidikan TLM di Indonesia. Dosen vokasi dengan spesifikasi teknis yang mumpuni dan dosen sain dengan keunggulan risetnya harus menjadi bagian dalam peningkatan kualitas lulusan Kompetensi dosen memainkan peran kunci dalam memastikan kualitas pendidikan yang diterima oleh mahasiswa. kompetensi dosen harus mencakup kemampuan akademis dan praktis dalam berbagai aspek laboratorium medis, termasuk penguasaan teknologi terbaru, pemahaman mendalam tentang patologi klinik, mikrobiologi, hematologi, dan teknik molekuler. Selain itu, keterampilan dalam mengintegrasikan riset dengan proses pengajaran serta kemampuan berkomunikasi dan kolaborasi menjadi fokus utama. dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, dosen TLM diharapkan mengikuti program pengembangan diri secara berkelanjutan, baik melalui pelatihan teknis, seminar internasional, maupun studi lanjut. Pemetaan ini juga menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi dan peningkatan kolaborasi dengan industri laboratorium medis, sehingga dosen dapat selalu mengikuti perkembangan terbaru di bidang mereka. Materi ditutup dengan statment bahwa dosen harus menjadi role model dan bisa menunjukkan role model ATLM di Indonesia. Setiap dosen juga harus memiliki role model, maka ciptakan bebrapa role model sesuai dengan kompetensi keimuan dosen. Admin pusat

Pengumuman

Membahas Blue Print Kompetensi ATLM di Rakernas IX AIPTLMI

Membahas Blue Print Kompetensi ATLM di Rakernas IX AIPTLMI

Materi ini disampaikan oleh Bapak Aly Kafesa. Satu tantangan dalam menyusun blue print kompetensi adalah “mengawinkan” kompetensi profesional dengan basic keilmuan yang terkait dengan pekerjaan dan kewenangan ATLM. Aly Kafesa, dalam penyampaiannya mengenai blue print...

Berita terbaru

Rakernas X AIPTLMI di Senggigi Lombok: Sidang Organisasi

Senggigi, Nusa Tenggara Barat — Asosiasi Institusi Pendidikan Tenaga Laboratorium Medis Indonesia (AIPTLMI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sidang organisasi dipimpin oleh Prof. Budi Santosa, M.Si., Med. selaku...

Disclaimer

 

Website resmi AIPTLMI tidak menyediakan, menyebarkan, maupun membahas soal uji kompetensi tenaga kesehatan dalam bentuk apapun. Materi di situs ini bertujuan untuk edukasi dan informasi yang bersifat umum, dengan mengakses situs ini berarti anda menyetujui ketentuan tersebut

Informasi lebih lanjut dapat melalui email : SEKRETARIAT.AIPTLMI@GMAIL.COM